Bagaimana menurutmu tentang remote working atau kerja jarak jauh? Sistem kerja remote working menjadi sistem yang sering digunakan belakangan ini, khususnya dalam pekerjaan di industri Startup Technology, seperti software engineer, designer, writer, etc.

remote working
remote working

Didapat dari sumber wikipedia.org, kerja jarak jauh atau yang biasa disebut remote working adalah model atau perjanjian kerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja secara remote dalam hal tempat dan waktu kerja dengan bantuan teknologi komunikasi. Dengan kata lain, kegiatan bepergian ke kantor atau tempat kerja digantikan dengan hubungan telekomunikasi. Dengan sistem ini, banyak karyawan yang pada akhirnya bekerja remote di rumah, di kafe atau tempat lain yang nyaman untuk bekerja.

Banyak tools yang bisa digunakan untuk menunjang efektifnya remote working, seperti; internal chat communications, video call conference, dan juga document sharing. Hal ini semakin didukung dengan membaiknya infrastruktur dasar seperti akses internet yang semakin cepat dan kemampuan beradaptasi terhadap teknologi.

Remote working memang belum tentu berlaku dan berjalan dengan baik bagi semua pekerja atau pelaku bisnis, tergantung bagaimana perusahaan dapat mengadopsi remote working atau lebih suka bekerja on-site. Bagi perusahaan atau pekerja yang cenderung memilih remote working, mari kita simak tipe-tipe remote working yang ada :

  1. Full Remote.
    Semua pekerja di suatu perusahaan menjalankan remote working tanpa ada yang bekerja di kantor seorang pun.
  1. Hybrid.
    Tidak semua pekerja di suatu perusahaan diperbolehkan remote, hanya sebagian saja dan selebihnya bekerja di kantor.
  1. Special Case.
    Pekerja diperbolehkan remote sesekali bila ada kebutuhan yang mengharuskan remote. Misalnya memiliki kebutuhan ke luar kota, sakit, atau seperti situasi yang saat ini kita hadapi, wabah pandemi covid-19.

Dari semua tipe remote working, tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini tentu harus diatasi dengan berbagai solusi yang dapat mengurangi risiko dari kekurangan remote working. 

Kelebihan Remote Working

  • Secara individu, akan merasa lebih bebas karena tidak ada keharusan untuk pergi ke kantor.
  • Proses pekerjaan menjadi lebih jelas karena semua proses dan hasil pekerjaan harus di upload agar bisa dilihat oleh tim atau penanggungjawab kerja.
  • Bisa bekerja dengan teman atau kolega di berbagai lokasi geografi, karena tidak terbatas dengan lokasi.
  • Perusahaan terkesan fleksibel dan mempercayai karyawan terhadap tanggung jawab kerja dan kebutuhan karyawan, khususnya untuk special case remote working.
  • Ketika semua pekerja diminta on-site, diharapkan koordinasi bisa lebih cepat dan optimal.

Kekurangan Remote Working

  • Tidak semua perusahaan dan karyawan cocok dengan sistem kerja jarak jauh. Misal, membuat suatu produk fisik yang peralatan kerjanya fix berada di kantor.
  • Menyampaikan konteks kerja memerlukan effort yang lebih ke semua orang di perusahaan, contohnya ada diskusi offline yang secara spontan dan tidak tertulis.
  • Kesulitan bekerja dengan anggota tim lain yang tidak bisa bekerja remote, sehingga komunikasi akan sulit untuk lancar.
  • Tidak semua percakapan akan tercatat, apalagi jika ada tim yang tidak terbiasa menulis dan memiliki kebiasaan "menunda-nunda pekerjaan"
  • Jika sistem kerja suatu perusahaan tidak didesain untuk bisa berjalan secara remote, maka seluruh proses kerja akan "slow down".

Dari pembahasan di atas, Bagaimana pendapat Anda tentang Remote Working? Kalau pendapat saya, semua tergantung dengan jenis perusahaan dan individu yang bekerja di dalamnya, nyatanya memang tidak semua perusahaan dan pekerja bisa remote working, sistem kerja remote menjadi tantangan tersendiri. Sistem kerja apa yang cocok untuk kamu dan perusahaanmu?

Bagikan: